Contoh Skripsi

Download Kumpulan Skripsi Lengkap:

Skripsi Administrasi Negara Analisis Strategi Reformasi Birokrasi di Departemen Keuangan - Informasi Contoh Skripsi Lengkap yang sangat berguna buat temen-temen yang sedang menyelesaikan skripsi. Informasi kumpulan contoh skripsi seperti diantaranya adalah Skripsi Administrasi Negara Analisis Strategi Reformasi Birokrasi di Departemen Keuangan.

Jual Skripsi Administrasi Negara EFEKTIVITAS REFORMASI BIROKRASI DI SEKRETARIAT PRESIDEN KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA RI DALAM PENCAPAIAN PROGRAM PENGUATAN AKUNTABILITAS KINERJA

Jual Skripsi Administrasi Negara EFEKTIVITAS REFORMASI BIROKRASI DI SEKRETARIAT PRESIDEN KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA RI DALAM PENCAPAIAN PROGRAM PENGUATAN AKUNTABILITAS KINERJA . Berikut adalah hal-hal yang perlu diketahui dalam skripsi ini, Simak uraiannya dibawah ini

Tujuan Penelitian
Sesuai dengan perumusan masalah tersebut, maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahuifaktor-faktor yang mempengaruhiefektivitas reformasi birokrasi di dalam pencapaian program Penguatan Akuntabilitas Kinerja berdasarkan kategori pencapaian kinerja yang kurang baik pada Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Pendekatan Penelitian

Pada dasarnya penelitian ini ditujukan untuk menilai efektivitas reformasi birokrasi di Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara RI dalam pencapaian program Penguatan Akuntabilitas Kinerja. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan positivis, dimana semua objek penelitian harus dapat di reduksi menjadi fakta yang dapat diamati

Neuman (1997:37) mengemukakan bahwa setiap teori dalam ilmu-ilmu sosial merupakan suatu sistem gagasan dan abstraksi yang memadatkan dan mengorganisir berbagai pengetahuan manusia tentang dunia sosial sehingga mempermudah pemahaman manusia tentang dunia sosial.

Pendekatan ini digunakan peneliti untuk mencapai pemahaman yang mendalam dan komprehensif mengenai fakta-fakta sosial yang ada dengan menggunakan alur berpikir deduktif dengan menurunkan teori awal yang ada.Dalam hal ini pola yang umum adalah kerangka teoritis yang digunakan sedangkan pola yang khusus adalah realitas yang ditemukan peneliti di lapangan (Creswell, 1994:1- 2).

Peneliti menggunakan pola umum ke khusus di mana berawal dari sebuah teori yakni Reformasi Birokrasidan Akuntabilitas yang nantinya mengarah pada pola yang spesifik yaitu efektivitas dan kinerja di Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara.

Selain itu, peneliti bersifat objektif dalam memandang suatu gejala dan menggunakan prinsip nomotetik di mana peneliti hanya melihat f ktor-faktor yang krusial yang berkaitan dengan teori yang peneliti gunakan.

Hal ini sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin mengetahui efektivitas reformasi birokrasi di dalam pencapaian program Penguatan Akuntabilitas Kinerja dan faktor-faktor yang mempengaruhi kategori pencapaian kinerja yang kurang baik pada Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Jenis Penelitian
Berdasarkan Tujuan

Menurut Arikunto (1995:312), penelitian deskriptif memiliki beberapa kategori antara lain penelitian survey(survey studies), studi kasus (case studies), penelitian perkembangan (development studies), penelitian tindak lanjut (follow- up studies), analisis dokumen (documentary analysis) dan penelitian korelasional (correlational studies).

Dari jenis-jenis penelitian tersebut, jenis penelitian analisis dokumen digunakan dalam penelitian ini. Penelitian deskriptif analisis dokumen dipilih karena dalam penelitian inidipaparkan hasil eksplorasi atau deskripsi fakta-fakta yang didapat secara lebih mendalam. (Nawawi, 1998: 63), Usaha mendeskripsikan fakta fakta- fakta itu pada tahap permulaan tertuju pada usaha mengemukakan gejala- gejala secara lengkap di dalam aspek yang diselidiki, agar jelas keadaan atau kondisinya.

Oleh karena itu pada tahap metode deskriptif tidak lebih daripada penelitian yang bersifat penemuan fakta- fakta seadanya (fact finding). Penemuan gejala-gejala itu berarti juga tidak sekedar menunju kan distribusinya, akan tetapi termasuk usaha mengemukakan hubungannya satu dengan yang lain di dalam aspek-aspek yang diselidiki itu.

Dalam perkembangannya, dalam penelitian deskriptif tidak hanya memaparkan hasil penelitian yang sekedar mendeskripsikan fakta-fakta. Namun dalam penelitian deskriptif perlu dikembangkan penafsiran terhadap fakta- fakta yang ditemukan.

Sehingga dalam penelitian deskriptif terdapat analisa dan interpetasi tentang arti data yang telah diperoleh. Penelitian deskriptif memiliki ciri-ciri sebagai berikut: (Ronny Kountur, 2003:105-106).

1. Berhubungan dengan keadaan yang terjadi saat itu.
2. Menguraikan satu variabel saja atau beberapa variabel namun diuraikan satu persatu.
3. Variabel yang diteliti tidak dimanipulasi atau tidak ada perlakuan.

Hasil dari penelitian deskriptif dapat digunakan sebagai masukan dalam
membuat keputusan.

Berdasarkan Manfaat

Berdasarkan manfaat, penelitian ini termasuk kedalam penelitian murni. Penelitian murni adalah penelitian yang manfaatnya dirasakan untuk waktu yang lama.Lamanya manfaat ini lebih karena penelitian ini biasanya dilakukan karena kebutuhan peneliti sendiri (Bambang Prasetyo, 2005:38)

Penelitian ini merupakan penelitian murni dikarenakan atas pemenuhan keinginan dan kebutuhan peneliti sehingga peneliti bebas menentukan tema penelitian.Penelitian murni dilakukan dalam kerangka pengembangan ilmu pengetahuan.

Berdasarkan Dimensi Waktu

Dilihat dari dimensi waktu, penelitian yang dilakukan oleh peneliti merupakan penelitian cross sectional karena penelitian ini hanya dilakukan dalam satu waktu tertentu dan peneliti tidak akan melakukan penelitian lain di waktu yang berbeda untuk diperbandingkan.

Jannah dan Prasetyo (2005:45) menjelaskan bahwa pengertian satu waktu tertentu tidak dapat hanya dibatasi pada hitungan minggu, bulan, atau hitungan tahun saja. Tidak ada batasan yang baku untuk menunjukkan satu waktu tertentu.

Akan tetapi, yang digunakan adalah bahwa penelitian itu telah selesai. Selain itu, Neuman dalam Kumar (1999:36) mengatakan bahwa cross-sectional research adalah “any research that examines information on many cases at one point in time.”

Teknik Pengumpulan Data

Berdasarkan teknik pengumpulan data penelitian ini adalah penelitian lapangan dimana instrumen yang digunakan berisi tentang pedoman wawancara. Selain itu, peneliti akan terjun langsung dalam kasus yang diteliti, yaitu pihak- pihak yang berkaitan dengan program Reformasi Birokrasi pada program penguatan akuntabilitas.

Demikian tadi beberapa hal penting dalam Jual Skripsi Administrasi Negara EFEKTIVITAS REFORMASI BIROKRASI DI SEKRETARIAT PRESIDEN KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA RI DALAM PENCAPAIAN PROGRAM PENGUATAN AKUNTABILITAS KINERJA ini, semoga bermanfaat bagi para pembaca semua.


Artikel lainnya: