Contoh Skripsi

Download Kumpulan Skripsi Lengkap:

Skripsi Administrasi Negara Analisis Kebijakan Publik: Konsep dan Aplikasi Analisis Proses Kebijakan Publik - Informasi Contoh Skripsi Lengkap yang sangat berguna buat temen-temen yang sedang menyelesaikan skripsi. Informasi kumpulan contoh skripsi seperti diantaranya adalah Skripsi Administrasi Negara Analisis Kebijakan Publik: Konsep dan Aplikasi Analisis Proses Kebijakan Publik.

Skripsi Administrasi Negara EVALUASI KEBIJAKAN TRANS PAKUAN DI KOTA BOGOR

Skripsi Administrasi Negara EVALUASI KEBIJAKAN TRANS PAKUAN DI KOTA BOGOR . Beberapa point dibawah ini diterangkan detil seperti pokok permasalah, tujuan penelitian dan yang lainnya, silahkan disimak . . .

Pokok Permasalahan

Penurunan jumlah penumpang dan meningkatnya kerugian Trans Pakuan menunjukkan bahwa ada masalah pada implementasi kebijakan Trans Pakuan. Ekspektasi masyarakat Kota Bogor terhadap Trans Pakuan tidak terpenuhi, sehingga masyarakat Kota Bogor kembali menggunakan moda transportasi angkutan kota atau menggunakan kendaraan pribadi daripada menggunakan Trans Pakuan. Berdasarkan hal tersebut muncul pertanyaan yang menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini, yaitu bagaimanakah evaluasi kebijakan Trans Pakuan di Kota Bogor.

Tujuan Penelitian

Sejalan dengan pokok permasalahan di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kebijakan Trans Pakuan di Kota Bogor.

Pendekatan Penelitian

Pendekatan penelitian adalah strategi yang dipilih untuk mengamati, mengumpulkan informasi, dan untuk menyajikan analisis hasil penelitian (Prasetyo & Jannah, 2005:32). Dalam penelitian ini, Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan positivis.

Neuman (2007:82) mendefinisikan pendekatan positivis sebagai “an organized method for combining deductive logic with precise empirical observations of individual behavior in order to discover and confirm a set of problematic causal laws that can be used to predict general patterns of human activity”.

Dalam hal ini pola yang umum adalah kerangka teoritis yang digunakan sedangkan pola yang khusus adalah realitas yang ditemukan peneliti di lapangan (Creswell, 1994:1-2). Peneliti menggunakan pola umum ke khusus di mana berawal dari sebuah teori yakni kebijakan publik yang nantinya mengarah pada pola yang spesifik yaitu evaluasi kebijakan Trans Pakuan di Kota Bogor.

Jenis Penelitian

Jenis penelitian bertujuan untuk menentukan bagaimana cara melakukan penelitian dan hasil apa yang akan dicapai dari penelitian. Penelitian-penelitian dalam ilmu sosial dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis, yaitu:

1. Berdasarkan Tujuan Penelitian

Berdasarkan tujuannya, penelitian ini dapat dikategorikan ke dalam penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif didefenisikan sebagai kegiatan yang meliputi pengumpulan data dalam rangka menguji hipotesis atau menjawab pertanyaan yang menyangkut keadaan pada waktu yang sedang berjalan dari pokok suatu penelitian (Prasetyo dan Jannah, 2005, hal:43).

Penelitian yang bersifat deskriptif, memberi gambaran yang secermat mungkin mengenai suatu individu, keadaan, gejala, dan kelompok tertentu (Koentjaraningrat, 1985, hal:30). Dengan demikian, penelitian ini bersifat deskriptif karena penelitian ini berusaha untuk menggambarkan evaluasi implementasi kebijakan Trans Pakuan di Kota Bogor.

2. Berdasarkan Manfaat Penelitian

Berdasarkan manfaatnya, penelitian ini dilakukan secara murni, yaitu pencarian terhadap sesuatu karena ada perhatian dan keingintahuan terhadap hasil suatu aktivitas. Penelitian dasar dikerjakan tanpa memikirkan ujung praktis atau titik terapan (Nazir, 1999, hal:26).

Penelitian ini kemudian dapat dijadikan sumber metode, teori, dan gagasan yang dapat diaplikasikan bagi penelitian selanjutnya. Jenis penelitian ini termasuk penelitian murni karena peneliti lebih memfokuskan hasil penelitian untuk pemenuhan kebutuhan intelektual dan bukan kepada usaha untuk menyelesaikan masalah.

3. Berdasarkan Dimensi Waktu

Berdasarkan Dimensi waktu, tipe penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Penelitian ini dilakukan secara cross sectional karena dilihat dari tujuan penelitian itu sendiri untuk meneliti gejala sosial yang terjadi, yaitu mengevaluasi kebijakan Trans Pakuan di Kota Bogor

4. Berdasarkan Teknik Pengumpulan Data

Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian lapangan. Penelitian lapangan dimulai dengan perumusan permasalahan yang tidak terlalu baku. Instrumen yang digunakan berisi tentang pedoman wawancara dan kuesioner. Pedoman wawancara ini dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan (Prasetyo&Jannah, 2005:49-50).

Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi lapangan dan studi literatur. Pengumpulan data dalam studi lapangan dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam dan penyebaran kuesioner.

Wawancara mendalam atau wawancara tidak terstruktur adalah wawancara yang bebas dimana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dengan lengkap untuk pengumpulan datanya.

Pedoman wawancara yang digunakan hanya berupa garis-garis besar permasalahan yang akan ditanyakan (Sugiyono, 2007:74). Johnstone mendefinisikan wawancara sebagai “A series of questions by an interviewer and a series of responses from a subject. Interviews can range from structured to semi-structured to unstructured; the level of structure is an important design choice” (Neergaard and Ulhøi, 2007:109).

Wawancara dilakukan kepada orang-orang atau pihak yang terlibat langsung dengan implementasi kebijakan Trans Pakuan di Kota Bogor, seperti:
1. Pemerintah Kota Bogor
2. Perusahaan Daerah Jasa Transportasi
3. Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Bogor

Penyebaran kuesioner juga dilakukan oleh peneliti untuk memperoleh data dari masyarakat. Hasil dari wawancara mendalam dan kuesioner ini nantinya dijadikan sebagai data primer.

Sugiyono (2005:162) menyatakan bahwa kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan tertulis pada responden untuk dijawab. Pertanyaan di dalam kuesioner dapat berupa pertanyaan tertutup, terbuka, ataupun setengah terbuka (Anto Dajan, 1986:36).

Peneliti menggunakan kuesioner dengan pertanyaan setengah terbuka, yaitu pertanyaan memberi pilihan jawaban namun tidak menutup kemungkinan bagi responden untuk menjawab pertanyaan dengan jawaban lain. Pertanyaan terbuka digunakan untuk mengetahui semua alternatif jawaban yang tidak diketahui oleh peneliti.

Demikian tadi penjelasan penting diatas seputar Skripsi Administrasi Negara EVALUASI KEBIJAKAN TRANS PAKUAN DI KOTA BOGOR ini, yang tentunya sangat diperlukan mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.


Artikel lainnya: