Contoh Skripsi

Download Kumpulan Skripsi Lengkap:

Contoh Skripsi Akuntansi tentang Aktivitas pengawasan dewan komisaris memperkuat hubungan positif atau negatif dari konsentrasi kepemilikan asing terhadap Agency Cost - Informasi Contoh Skripsi Lengkap yang sangat berguna buat temen-temen yang sedang menyelesaikan skripsi. Informasi kumpulan contoh skripsi seperti diantaranya adalah Contoh Skripsi Akuntansi tentang Aktivitas pengawasan dewan komisaris memperkuat hubungan positif atau negatif dari konsentrasi kepemilikan asing terhadap Agency Cost.

Contoh Skripsi Akuntansi tentang Konsentrasi kepemilikan keluarga berpengaruh terhadap Agency Cost

Contoh Skripsi Akuntansi tentang Konsentrasi kepemilikan keluarga berpengaruh terhadap Agency Cost. Latar belakang Skripsi ini adalah Inkonsistensi penelitian sebelumnya mengenai dampak antara kepemilikan keluarga dengan agency cost mengindikasikan adanya variabel lain yang juga mempengaruhi hubungan antara kepemilikan keluarga dengan agency cost. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah dengan mengikutsertakan variabel lain sebagai variabel pemoderasi sebagai jembatan antara variabel kepemilikan keluarga dengan agency cost. Diharapkan dengan masuknya variabel pemoderasi dalam Skripsi akuntansi ini, hubungan dari agency cost dengan kepemilikan keluarga akan semakin jelas. Dan akan menggunakan aktivitas pengawasan dewan komisaris sebagai variabel pemoderasi.

Pengeritian Dewan komisaris Contoh Skripsi Akuntansi ini adalah puncak dari sistem kontrol dan pengawasan terhadap manajemen (Fama dan Jensen, 1983). Karena pemegang saham tidak mampu mengawasi tindakan pengelolaan perusahaan yang dilakukan oleh manajer secara langsung, mereka menunjuk dewan komisaris untuk melakukan tindakan pengawasan secara langsung tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa pengelolaan perusahaan yang dilakukan oleh manajemen sejalan dengan kepentingan pemegang saham. Brick dan Chidambaran (2010) juga menyatakan bahwa nilai perusahaan akan meningkat ketika pengawasan oleh dewan meningkat. Dengan demikian, keberadaan board akan menyediakan pengawasan yang efektif atas kinerja manajemen dan menurunkan agency cost.

Terdapat pula pendapat lain yang menyatakan bahwa keberadaan dewan komisaris tidak dapat mempengaruhi tingkat agency cost, bahkan meningkatkan agency cost. Jensen (1993) menambahkan bahwa board dalam perusahaan yang sudah berfungsi dengan baik cenderung kurang aktif dan mengalami lebih sedikit konflik. Peran board meningkat ketika terdapat krisis, atau ketika kepentingan pemegang saham berada dalam bahaya. Ketika performa perusahaan menurun, board cenderung lebih aktif untuk menyelesaikan masalah ini (Vafeas, 1999). Dengan demikian dapat disimpulkan dalam Contoh Skripsi Akuntansi ini, aktivitas pengawasan dewan komisaris cenderung tidak efektif dalam melindungi kepentingan pemegang saham.